Kado Untuk Papa

Tanggal 31 Januari kemarin papa ulang tahun. Destin secara khusus menulis sebuah puisi untuk papanya sebagai hadiah ulang tahun. Puisi ini sebenarnya bukan puisi Destin sendiri karena diadaptasi dari buku bahasa Indonesianya yang berjudul kakakku sayang. Kata kakakku sayang diganti Destin dengan kata papaku sayang. Saya mengijinkannya melakukan itu agar dia merasa bangga bisa membuat sebuah karya. Kelak nantinya pelan-pelan bisa saya ajarkan agar tidak melakukan ini kembali. Kebanggaan anak bisa melakukan sesuatu yang menjadi prioritas penting sekarang.

Setiap hari saya membiasakan Destin menulis kembali sebuah dongeng. Hanya 2 paragraf pembuka saja dan sisanya saya teruskan dengan cara bercerita. Alhamdulillah cara ini mempercepat proses belajar baca-tulis Destin. Juga, beberapa bahan pelajaran saya tulis kembali dalam bentuk puisi agar Destin suka membacanya. Ah, anak ini memang sama seperti ibunya ketika SD dulu. Malas sekali belajar, tetapi nilainya cukup memuaskan. Hanya saja, sistem penilaian SD saat ini beda dengan masa saya dulu.

Langsung saja, ya... ini puisi pertama Destin, ditulis tanggal 30 Januari kemarin. Saya lupa mempostingnya dan hanya bersembunyi di draft.

Papaku Sayang


Papaku Sayang
Amat sayang kepadaku
Selalu membantuku
Selalu menemaniku




Bahagia hatiku
Punya papa sepertimu
Aku sayang padamu
Setiap waktu

2 comments:

  1. ternyata bulanlahirnya sama dengan suamiku ya mbak

    ReplyDelete
  2. Puisinya bagus..
    selamat ulang tahun buat papanya D&B..

    sama Papa Olive juga bulan januari Ultahnya..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More